Batman Begins - Horizontal Resize Welcome to the Al Barokah page, hopefully the information published can provide benefits. If there are errors in the delivery of content, the admin will accept all suggestions and criticism via the contact menu

18 February 2020

Pernahkah Berfikir Seperti Ini?


Pernah tidak di suatu ketika, engkau merasa menjadi seseorang yang berada di posisi paling rendah? Hina dina. Merasa paling buruk dibanding dengan manusia yang lain, merasa paling hina di mata Allah? Merasa tak pantas menapaki syuga-Nya karena begitu banyak dosa-dosa yang telah enkau lakukan. Disisi lain enkau Sedang amat takut akan panasnya api neraka-Nya.
Suatu masa ketika engkau seolah-olah tak bisa memaafkan dirimu sendiri walau sejatinya enkau sudah berkali-kali memohon ampun krpada-Nya. Masa dimana engkau merasa sangat takut akan murka-Nya, sehingga tak ada sedikitpun ruang di kepalamu melainkan terus memohon ampun kepada-Nya.
Pernahkah kau terbangun dengan mata yang amat sayu? Kau pasang alarm di sepertiga malam mu, lalu enkau paksakan mengambil air wudhu dengan lirih mengalirkan airnya, berharap tak ada seorangpun yang tahu kau sedang berdua mesra dengan Rabbmu. Kau menangis luar biasa, tak ada yang kau minta selain pengampunan, padahal kau tahu ketika itu adalah waktu yang paling mustajab sebuah doa menembus ke pintu-pintu langit-Nya. Namun hanya satu permintaan yang selalu kau ulang, “Rabbighfirli…” dan kalimat istighfar enkau terus ucapkan
Pernahkah? kau merasa tak ada seorangpun yang bisa meleraikan permasalahan fikiranmu kecuali Allah Yang Maha Mendengar? Pernahkah demikian?
Bersyukurlah bila enkau masih mempunyai perasaan sangat bersalah ketika engkau baru melakukan maksiat kepada-Nya, karena hal itu pertanda bahwa cahaya iman di dalam hati masih ada
Enkau harus gelisah bahkan harus sangat-sangat khawatir, ketika engkau merasa tenang dan tidak memiliki rasa bersalah ketika enkau baru melakukan maksiat kepada-Nya
Ketika engkau berbuat maksiat kepada-Nya langsunglah bergegas Ambillah air wudu kemudian membaca "Asyhadu allaa ilaaha illalloohu wahdahuu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuuwa rosuuluhuu, alloohummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathohhiriina". Dengan mengucapkan"alloohummaj’alnii minat tawwaabiina", semoga engkau dijadikan golongan Hamba Allah yang suka bertaubat
Kemudian laksanakanlah shalat taubat dengan khusu'. Setelah itu berdoalah kepada-Nya meminta ampun agar segala dosa-dosa engkau terampuni. Tidak hanya sebatas itu, enkau juga harus berkomitmen untuk berusaha sekuad tenaga tuk tidak mengulangi segala kemaksiatan. Teruslah engkau bermuhasabah diri dan terus beristighfar kepada-Nya, Karena Allah yang Maha Mulia sangat menyukai Hamba yang terus beristighfar

No comments:

Post a Comment