Manusia memang pelupa. Allah sendiri yang menyatakannya.
"Allah berfirman, 'Demikianlah telah datang padamu ayat-ayat Kami, lalu kamu melupakannya. Maka demikian pula hari ini kamu pun dilupakan.'" (QS. Thaha: 126). Ayat Al-Qur'an semisal ini atau yang semakna dengannya cukup banyak jumlahnya.
Memang banyak sekali yang dilupakan manusia. Ada yang lupa bahwa hakekat dia hanyalah seorang hamba, sehingga berani jumawa menolak bahkan mencela syariat Allah Ta'ala.
Ada yang lupa bahwa dia pernah bersaksi mentauhidkan Allah sebelum dia dilahirkan ke dunia, sehingga merasa tak berdosa saat menyekutukan Allah dengan berhala.
Ada yang lupa bahwa Allah selalu melihat dia dan seluruh perbuatan lahir batinnya, sehingga saat melakukan maksiat merasa aman-aman saja.
Ada yang lupa bahwa Allah perintah malaikat untuk mencatat seluruh perbuatannya yang kelak mesti dipertanggungjawabkan di pengadilan Allah Ta'ala.
Ada yang lupa bahwa ajal bisa datang tiba-tiba. Kapan saja. Di mana saja. Tanpa pernah bertanya apakah sudah siap atau belum menyambutnya.
Karena itulah, Allah kirim Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam untuk membacakan ayat-ayat-Nya sebagai pengingat bagi manusia. Sayang, tak semua mau mendengar dan menaatinya. Allah telah ingatkan dan sampaikan petunjuk-Nya. Kelak, manusia tak bisa lagi berdalih "lupa" di hadapan-Nya.
Maka, beruntunglah mereka yang selalu ingat dan waspada....