Batman Begins - Horizontal Resize Welcome to the Al Barokah page, hopefully the information published can provide benefits. If there are errors in the delivery of content, the admin will accept all suggestions and criticism via the contact menu

07 October 2022

Adil

 .

Sesungguhnya, Allah perintah kita agar berlaku adil dan berbuat baik. (lih. QS. An-Nahl: 90)

Adil yang dimaksud meliputi adil dalam menunaikan hak Allah dan adil dalam menunaikan hak sesama hamba. Kita tunaikan apa yang Allah wajibkan atas diri kita. Baik kewajiban yang berkenaan dengan harta, jasmani, atau perpaduan dari keduanya.

Begitu juga kewajiban yang berkaitan dengan sesama hamba. Kita tunaikan apa yang menjadi amanah kita kepada sesama hamba dengan seadil-adilnya. Yakni mendudukkan permasalah pada tempatnya, sebagaimana mestinya.

Sedangkan keadilan itu sendiri adalah segala sesuatu yang Allah tetapkan dalam kitab-Nya. Juga yang ditetapkan melalui lisan Rasul-Nya. Yang Allah perintah setiap hamba untuk berjalan di atasnya.

Standar keadilan ada pada Allah Ta'ala. Bukan pada penilain orang banyak, atau kepentingan orang yang punya kuasa.

Ketika keadilan ditegakkan di atas kepentingan orang yang punya kuasa, maka tunggulah datangnya bencana.

Kekuasaan di dunia ada batasnya. Hubungan mesra para kroni hanya bertahan selama masih ada kesamaan kepentingan saja. Ketika semua itu sirna, mereka akan saling tikam satu dengan lainnya.

Di akhirat, mereka akan saling mendakwa. Sebagaimana firman Allah Ta'ala, "Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa." (QS. Az-Zukruf: 67)

Teman sepersekongkolan kelak akan mendakwa, "Wahai Rabb, sesungguhnya Si Fulan itu menghalangiku untuk menaati-Mu dan taat pada Rasul-Mu. Dia mengajakku pada keburukan, dan menghalangiku dari kebaikan. Dia katakan bahwa kelak aku tidak akan berjumpa dengan-Mu."

Bisa jadi, di dunia ia tampak mulia dalam pandangan manusia. Tapi, Allah tahu bagaimana hakikat dirinya. Semua akan Allah bongkar pada waktunya....
_______
Bacaan:
Tafsir As-Sa'di, Dar Al-Hadarah, jilid 2, hal. 355
Tafsir Al-Baghawi, Dar Ibn Hazm, hal. 1172
.
.
.
#abunnada
#mawasdiri

15 August 2022

Kapan Terakhir Menangis Saat Shalat?



Shalat merupakan ibadah yang sangat diwajibkan dalam islam. Islam pun mengatur semuanya, agar shalat yang dikerjakan menjadi bernilai dan yang pada akhirnya bisa membentuk kepribadian dan akhlak yang mulia bagi yang mengerjakannya. Kita yang mengaku muslim harus bersunguh-sungguh dalam mengerjakan ibadah mulia itu, agar kita sebagai muslim diberikan keberkahan dan ridho Allah SWT, aamiin🤲🤲. 

Disisi lain, kita sebagai hamba yang tidak lepas dari kesalahan seharusnya merasa malu dan takut kepada Allah ketika sewaktu-waktu Allah mengambil nyawa kita, terlebih ketika kita belum sempat meminta ampunan dengan jujur kepada Allah. 

Agar dosa kita terampuni, mulailah serius dalam bertaubat dan mengerjakan shalat dengan sungguh-sungguh. Mulailah belajar memahami makna bacaan shalat agar bisa merenungi kandungan makna bacaan shalat yang luar biasa. Ketika telah bisa memahami makna bacaan shalat, insyaallah kita bisa khusu' dan bener² merenungi ibadah shalat tersebut. Mulailah belajar, agar shalat menjadi berkualitas.

Ketika melihat para imam besar masjidil haram dan masjid nabawi serta imam² besar shalat di Arab Saudi, memimpin jamaah melaksanakan shalat dengan meneteskan air mata sering dijumpai karena apa??? Iya karena beliau mendalami makna yang dibaca. Tidak hanya di Arab Saudi, semua orang yang mampu mendalami bacaan shalat dan merasa bener² jujur bahwa dirinya lemah tak berdaya dihadapan Allah SWT pasti meneteskan air mata. Bukan merupakan kehinaan ketika tetesan air mata itu emang jujur karena takut sama Allah SWT serta katena jujur dalam mendalami firman-Nya.

Sebenernya kita sebagai pemuda pun mampu kan meneteskan air mata ketika shalat?? Masalahnya sekarang banyak pemuda yang ga jujur dalam beribadah, dalam arti ibadah tidak ikhlas murni mengharapkan ridho Allah SWT, namun yang dicari penilaian manusia atau hanya sekedar mengikuti trendi serta ada yang hanya agar mendapat jodoh yang baik kan???

Coba dari sekarang perbaiki niat ibadah kita wahai pemuda, bukan hanya shalat, semua ibadah yang disyariatkan dalam agama yang mulia ini pun harus dimulai dengan niat yang jujur dan ikhlas agar keberkahan dan nilai taqwa itu tertanam dalam hati.


14 August 2022

KEZHALIMAN



Dunia ini memang menyilaukan pandangan. Terutama, ketika terbuka lebar pintu fasilitas dan berbagai kemudahan. Muncul hasrat untuk ambil kesempatan. Mumpung jabatan dan kekuasaan masih dalam genggaman.

Berapa banyak yang ingin kau ambil dan simpan? Sampai berapa generasi semua itu kau persiapkan? Apakah kau yakin anak cucumu pasti akan bergelimang kenyamanan?

Andai kau tahu bahwa di balik kilau dinding istana tak selalu berhias kisah kebahagiaan. Betapa banyak intrik bahkan berbagai tragedi di sana berserakan?

Berhati-hatilah terhadap setiap kezhaliman yang mungkin engkau lakukan. Terutama ketika orang yang kau zhalimi mengangkat kedua tangan. Kepada Rabbul 'Alamin engkau dia adukan.

Doa orang teraniaya tak akan Allah sia-siakan. Jika hukum di dunia tak bisa menegakkan keadilan, maka di mizan Allah semua dituntaskan.

Setiap kezhaliman yang kau lakukan, kelak di akhirat akan menjadi kegelapan. Alamat bagimu dirundung penderitaan.
.
.
.
#abunnada
#mawasdiri

@abun_nada

22 April 2022

Tahapan Hijrah


Tahapan-tahapan hijrah yakni pertama, pengorbanan. Setiap transisi dari suatu hal ke hal lain pasti akan meninggalkan sesuatu. Begitupun saat berhijrah, seseorang perlu dengan lapang hati meninggalkan setiap hal yang akan menjauhkan diri dari rida-Nya.


Seperti layaknya sahabat-sahabat Nabi saat diperintahkan untuk berhijrah dari Mekkah ke Madinah. Mereka rela meninggalkan apapun yang dimiliki, keluarga, harta, dan negerinya. Mereka bersabar dengan segala kesulitan dan rintangan yang dihadapi.


Kedua, adalah bertawakal. Satu-satunya tempat untuk bersandar adalah Allah SWT bukan mengandalkan harta, jabatan dan sebagainya.


Ketiga, yaitu tidak berhenti belajar. Orang yang berhijrah tidak pernah berhenti mencari ilmu. Justru, dia selalu haus dan kurang dengan ilmu agama. Tanpa ilmu iman kita tidak akan meningkat. Ilmu akan mengiringi setiap ibadah yang dilakukan.


Keempat, adalah rendah hati. Penyakit orang yang  baru berhijrah adalah sombong. Merasa dirinya lebih baik daripada orang lain. Hal ini yang sangat perlu dihindari.


Sumber: umma.id

16 April 2022

Kajian

 

(Kajian Sya'ban)*
Carikan 1-70 alasan, kenapa saudara kita berbuat kesalahan. Kalo ga ketemu katakan dalam diri *"Mungkin dia punya alasan yang tidak kita ketahui"* . Agar kenapa??? Agar kita hidupnya tidak berputar *membenci orang lain dan merendahkan orang lain* . Bisa jadi dia lebih baik daripada kita karena dengan kesalahanny itu dia dengan mudah beristighfar dan meminta ampun kepada Allah, sedangkan kita sering merasa lebih baik dan sulit mengakui kesalahan serta lupa bahwa aib kita banyak dihadapan Allah swt

03 April 2022

Petuah 1 Ramadhan

[ Petuah 1 Ramadhan 1443 H ]*_

Poin 1 :* Prinsip kita ketika sedang di keramain itu sering berbeda ketika sedang di kesunyian kan?? Mau di keramain atau engga Allah tetap tahu, tetap diperhitungkan. 

Poin 2 :* *Fokus aib sendiri, kalo tau aib orang lain jangan sebarin , itu kan konsepnya? Aib orang yg kita ketahui, jangan dijadikan bahan untuk membuat hamba saling bermusuhan. Harusny kan mendamaikan sesama hamba* bukan membuat sesama hamba bermusuhan* kan?.

07 March 2022

Renungan Bulan Maret😁

Kalo kita misal sebagai seorang mahasiswa yang ingin pergi ke kampus buat ngehadirin perkuliahan matakuliah yang diampu oleh dosen yang bergelar profesor yang sangat memperhatikan adab mahasiswa/i nya yang hadir. Artinya bahwa, dosen tersebut sangat menilai sikap dan gaya pakaian mahasiswa/i nya dalam mengikuti perkuliahan. Sehingga, ketika ada mahasiswa/i yang tidak mempunyai sikap dan gaya pakaian yang mencerminkan seorang mahasiswa/i maka dosen tersebut tidak akan meluluskan nilai mata kuliahnya.

Dari sepenggal permisalan tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa ketika mahasiswa/i ingin lulus dari matakuliah dosen tersebut maka yang pertama kali diperhatikan yaitu mahasiswa/i harus mengatur segala sikap dan gaya pakainnya bukan?? Aneh sekali ketika mahasiswa/i mengharapkan lulus mata kuliah tersebut tapi tak memperhatikan sikap dan adab dalam mengikuti perkuliahan dosen tersebut, begitu kan??

Coba deh sekarang merenung sebentar, kalo kita seorang Hamba ingin harapan atau keinginan kita di berkahi dan diridhoi Allah SWT, sudahkan memperhatikan adab dan sikap sebelum meminta Kepada Allah SWT? Terkadang kita emang sangat ingin bahkan seolah memaksa Allah untuk mengabulkan doa kita tapi kitanya ga memperhatikan adab, iya kan??

Sebelumnya meminta keingan kita ini diberkahi, coba deh kita minta ampun terlebih dahulu ke Allah, banyak kan dosa kita? Perbaiki juga sikap kita ke orang lain, jangan mersa bener sendiri, jangan merendahkan, jangan sampai kita hidup tidak tenang karena kitanya berbuat dzolim ke orang tapi tidak merasa berbuat dzolim, pernah kan?? Perbaiki juga hubungan sama orang tua, pernah kan kita menyakiti hati orang tua??

Intinya banyakin istighfar dulu, banyakin taubat yang ikhlas, semoga semua diberkahi Allah swt🤲🤲Bisa diterima segala amal ibadah kita Aamiin Yarabbal'alamiin🤲🤲🤲

Yok Bisa yok, kembali kekampung halaman kita yang sebenarnya (syurga) 👍🤲


17 February 2022

Diri Sebenarnya

Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan di saat tidak ada orang lain yang melihatmu.

13 February 2022

Renungan

Terkadang kita emang sering mengedepankan nafsu. Merasa yang paling benar dan sulit mengakui kesalahan. Berbuat dosa tapi tak merasa berdosa, berbuat dzolim tapi tak merasa berbuat dzolim. 

20 January 2022

Niat

 "Mungkin kita bisa membuat orang lain memberikan penilaian yang mulia ke kita, Tapi ingatlah Allah sangat mengetahui segala maksud dan segala niat Hambanya"

Sebuah kutipan nasihat dari seseorang, yang membuat kita seharusnya memperhatikan betul niat kita dalam hal beribadah kepada Allah SWT. 

Semua akan dimintai pertanggungjawaban....

Takdir

Sebaik-baik manusia adalah yang hatinya lapang atas semua ketetapan. Sebab, takdir baik atau buruk pasti ada hikmah dan pembelajaran.

Kita saja yang selalu mengedepankan mata daripada berbaik sangka, mengira bahwa yang buruk pasti buruk dan yang baik pasti baik. Padahal, standard baik dan buruknya manusia itu berbeda dengan milik-Nya.

Tidak apa-apa jika hari ini kita dalam keadaatn yang kurang baik. Ada saatnya nanti Allah akhiri ujian ini dan Allah beri penjelasan semuanya. Dan dari sinilah kita belajar dewasa.

Yok bisa yok.

Sumber @petuahjumat

16 January 2022

Angkuh

Akibat keangkuhan, kita terkadang tidak sadar apa yang sedang dilakukan itu salah atau tidak. Merasa benar sendiri dan tidak mau menerima masukan dari orang lain. Sungguh, sifat yang tidak baik untuk dimiliki oleh seorang muslim. Kita harus ati-ati dengan segala tingkah dan perilaku kita ke orang lain, dan kita pun harus pandai memahami segala tingkah laku orang lain. Jangan sampai, hanya karena ego dan nafsu, kita menuduh dan menilai seorang dengan penilaian yang salah. Dan jangan sampai, kita jauh dari sifat mudah "Memaafkan dan Meminta Maaf" atas kesalahan kecil yang dilakukan saudara kita.


Dia Segalanya Bagian 3



Waktu terus berjalan, mengikuti arahan Sang Penguasa Kehidupan ini yaitu Allah SWT. Segala kejadian, situasi dan semua kebesaran-Nya tak henti Dia perlihatkan. Sungguh, orang yang memiliki rasa iman, akan lebih bertambah keimanannya ketika melihat kebesaran Allah SWT tersebut. 

Merenungi segala kenikmatan Allah SWT, begitu besar dan tak terhingga banyaknya diberikan kepada kita semua agar bisa dijadikan media meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT. 

Namun, kita ini sering lalai, mempergunakan kenikmatan itu untuk bermaksiat kepada Allah SWT. Tangan, kaki, lisan terkadang digunakan untuk menzolimi orang lain, merendahkan, dan maksiat lainnya. Karena keangkuhan, kita pun terkadang tidak sadar bahwa anggota badang ini telah digunakan untuk hal yang Allah tidak ridhoi. Sungguh, kita hamba yang sangat perlu di bimbing Allah SWT, dalam mempergunakan segala kenikmatan yang telah diberikan. Kita pun harus terus meminta bimbingan Allah di dalam doa dan sujud kita, agar semua perjalan ini di bimbing Allah dan mendapatkan sebuah nilai Keberkahan.

"Dia lah segalanya, membimbing hambanya agar terus berada di jalan yang benar, yang pada akhirnya nanti bisa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT"

15 January 2022

Tradisi

Islam hadir bukan untuk memberangus. Tapi mengubah keyakinan yang bengkok menjadi lurus. Islam tidak anti adat. Tapi menjauhkan pemeluknya dari maksiat dan keyakinan yang sesat. Sebab, adat yang senafas dengan tauhid yang lurus, Islam serap menjadi tradisi yang lestari dan terurus.

Islam tidak mempermasalahkan batik dan sorjan. Selama dikenakan menutup aurat, sebagaimana yang Nabi ajarkan, ia menjadi khazanah budaya yang layak dipertahankan.

Islam tak pernah anti sedekah, selama ia diamalkan sesuai petunjuk syariah. Adapun ibadah kreasi sendiri, tanpa sinaran sunnah, ia bukan hanya akan tertolak, tapi justru dapat mengundang musibah.

Islam hanya menuntut kepatuhan kepada Allah yang menciptakan kehidupan. Islam memberi kebebasan dalam urusan adat selama sejalan dengan syariat yang Allah dan Rasulnya tuntunkan.

Islam adalah jalan hidup yang sederhana dan mudah. Tapi, efek provokasi syahwat yang membuat Islam seolah terlihat rumit dan susah.

Islam adalah jalan terang dan keselamatan bagi siapa saja yang mau membuka hati dan pikiran.

By. Ig @abun_nada

Cermin


 Kadang, kita terlalu jauh mencari cermin untuk berkaca. Padahal, ada cermin yang begitu karib dan selalu bersama. Lisan kita.


Orang baik cenderung suka membicarakan kebaikan. Sedangkan pribadi yang buruk cenderung suka mengaduk-aduk keburukan. Memang demikian. Teko yang isinya kopi tak akan mungkin mengucurkan manisan. Ia hanya mengeluarkan apa yang tersimpan.

Mari berkaca pada lisan sendiri. Mencermati warna dan aroma diksi. Apakah ia dominan puji ataukah caci maki? Apakah ia dominan dukungan dan doa, ataukah hasad dan dengki? Itu semua dapat menampakkan gambaran diri.

Namun, berkaca pada lisan sendiri memang tak semudah mengatakannya. Ego menjadi kendala utama. Banyak orang yang siap untuk terlihat sempurna. Tapi, berapa banyak yang siap untuk menyadari celanya...?

By. IG @abun-nada

14 January 2022

Prioritas

"Terkadang karena keangkuhan kita yang tak tersadar, kita tidak tahu  berbagai media bacaan mana yang seharusnya diprioritaskan untuk dibaca, dipahami dan direnungi terlebih dahulu"
 

08 January 2022

Sombong

Sombong atau tidaknya seseorang tak melulu nampak secara lahiriah. Justru yang mesti diwaspadai adalah kesombongan yang tersembunyi. Yang diam-diam menyusup dalam sepi.

Tanpa pertolongan Allah, rasanya sulit bagi kita terhindar dari potensi keburukan yang sangat halus, seperti rasa sombong ini. Maka, berdoa, mengiba, dan memohon kepada Allah adalah di antara bentuk terapi hati. Sebab, dengan memohon pertolongan Allah, berarti kita mengakui ketakberdayaan dan kelemahan diri.

Dengan memohon pertolongan Allah Ta'ala, kita meneguhkan keyakinan bahwa diri tak lebih dari seorang hamba yang bergantung pada belas kasih-Nya. Jika keyakinan seperti ini telah bersinar dalam dada, semoga titik-titik hitam kesombongan bisa lenyap dan sirna.

Sumber : ig @abun_nada