Batman Begins - Horizontal Resize Welcome to the Al Barokah page, hopefully the information published can provide benefits. If there are errors in the delivery of content, the admin will accept all suggestions and criticism via the contact menu

29 June 2020

DIA PASTI DATANG


Dia pasti datang, mau kita undang maupun tidak

Dia pasti datang tepat waktu menghampiri, tanpa bisa dinegosiasi

Kapanpun dan dimanapun Dia menghampiri, tanpa memberi kabar

Iyaa Dialah KEMATIAN, setiap yang bernyawa akan mengalami dan merasakan
Apalagi kita sebagai hamba yang tujuan utama diciptakan adalah untuk beribadah dan mentauhidkan Yang Maha Pencipta

LANTAS, seberapa besar persiapan kita menyambut kematian ?

16 June 2020

Sebuah Kutipan Singkat dari Sebuah Buku

Saat kulihat tubuh Talhah terkoyak-koyak di tengah perang Uhud. Satu tangan menghunuskan pedang, tangan lainnya menghalau musuh, sedang seluruh tubuhnya ditikam pedang dari segala penjuru demi melindungi Rasulullah saw. Aku melihat cinta

Saat kulihat Siti Khadijah, perempuan konglomerat bermahkota kehormatan, bermandikan gemilang karier, berhiaskan popularitas, mau menghabiskan seluruh hartanya untuk dakwah, juga rela menemani suaminya hidup menderita dalam tekanan embargo. Aku melihat cinta

Saat kulihat Abu Bakar, menahan sakitnya gigitan ular di dalam kegelapan gua, demi Rosulullah saw bisa tertidur lelap. Juga saat Abu Bakar memberikan seluruh harta, waktu, dan pikirannya tanpa sisa demi perjuangan Rosulullah saw, aku melihat cinta

Saat kulihat Asma, mengumpulkan segenap keberaniannya, melawan rasa takut, menahan sakit dan tangis, didepan bentakan Abu Jahal yang menyoalkan kepergian ayahnya ke Madinah. Juga
saat kulihat Asma yang tengah mengandung tua mendaki bukit terjal berbatu belasan kilometer. Berjalan tertatih demi membawakan sang Ayah dan Rosulullah saw sebuah makanan. Aku
melihat cinta

Begitu mereka mengungkapkan cinta. Ternyata tak sesederhana hati yang berbunga-bunga, atau merindu kedatangan pujangga. Seluruh hidupnya tentang pembuktian cinta. Begitu serius, dalam,  dan tak pernah main-main. Karena mereka tahu, untuk berkumpul dengan Rosulullah saw di surga yang tertinggi dalam keabadian, juga bukan perkara main-main.
Kalau begitu, sudah seperti apa kita mengungkapkan sebuah cinta? Akankah kelak bisa berkumpul bersama?
-------------------------------------------------------------------
Cinta bukanlah sesuatu yang hanya diucapkan di lisan saja, yang terpenting adalah bagaimana
bisa membuktikan cinta itu dalam suatu tindakan yang telah Allah SWT syariatkan dan yang telah dicontohkan Rosulullah SAW.

“Saya mencintai Allah”
“Sya mencintai Rosullah SAW”
“Saya mencintai Al-Quran”
Iya kata-kata tersebut mudah tuk diucapkan. Namun, pembuktian cinta itulah yang harus
diperjuangkan demi mendapatkan kenikmatan Syurga yang telah dijanjikan Allah dalam firman-
firman-Nya
Iya sebuah perjuangan yang harus dilalui, tantangan pun terus mengampiri, tetapi ketika seorang hamba terus berusaha karena-Nya dan terus berdoa kepada-Nya meminta segala
kemudahan. Insyaallah, Allah akan membantu perjalan hambanya meraih kenikmatan surga,
Aamiin

12 June 2020

Cinta itu Penuntun?

[ Cinta itu penuntun? ]

Ya cinta itu penuntun dalam hidup. Cinta bisa menuntun kita ke jalan yang dimurkai Allah dan juga bisa menuntun kejalan yang diridhoi dan dicintai Allah. Maka ikhwan dan akhwat harus ati-ati tu masalah cinta, jadi cinta yang selama ini ditanam dalam hati itu cinta yang bisa menuntun ke jalan yang dimurkai Allah atau menuntun kejalan yang diridhoi dan dicintai Allah??

Diantara contohnya yaitu :

Orang berzina itu awalnya dasar cinta, ya cinta yang tidak diikat dengan cinta kepada Allah. Sehingga segala batasan dan syariat Allah pun diabaikan , so zina pun dianggap hal biasa.

Orang yang mencuri atau sejenisnya itu atas dasar cinta, iya cinta yang berlebihan terhadap harta yang tidak diikat cinta kepada Allah. Sehingga segala batasan dan syariat Allah pun diabaikan.

Semoga cinta yang selama ini kita tanam dalam hati bisa menuntun ke jalan yang diridhoi Allah,
Aamiin Ya Rabbal'alamiin


Mari Merenungi Diri yang Penuh Dosa ini

Segala nikmat telah Allah berikan, seberapa besar mensyukurinya??
Segala janji mulia telah Allah sampaikan dalam firman-Nya, seberapa besar kita menjemput dan meraihnya??
Segala peringatan telah Allah sampaikan dalam firman-Nya, seberapa besar kita berusaha mentaatinya??
Segala kisah pelajaran telah Allah sampaikan dalam firman-Nya, seberapa besar kita memahaminya?

Terkadang bahkan sering kita melalaikan segala peringatan yang Allah sampaikan, tetapi Dia pun masih memberikan kesempatan kita semua untuk memperbaiki dan memohon ampun kepada-Nya.

Banyak yang meraih cinta manusia dengan cara luar biasa, segala waktu ia luangkang agar mendapatkan cinta manusia. Akan tetapi mengapa si kita tidak berkorban meluangkan waktu tuk meraih cinta Allah? Padahal Allah  telah memberikan segala nikmat ke kita tak tanggung dan bahkan tidak bisa dihitung, tiap detik pun kita masih menghirup oksigen, mata masih normal memandang dunia, dan nikmat-nikmat lainnya.

Mari intopeksi diri
Mari memikirkan segala aib kita
Mari memikirkan sega dosa-dosa kita
Mari perbanyak istighfar dan memohon ampun kepda Yang Maha Pengampun


-------------------------------------------------------------------

ู‚َุง ู„َุง ุฑَุจَّู†َุง ุธَู„َู…ْู†َุงۤ ุงَู†ْูُุณَู†َุง ูˆَุงِ ู†ْ ู„َّู…ْ ุชَุบْูِุฑْ ู„َู€ู†َุง ูˆَุชَุฑْุญَู…ْู†َุง ู„َู€ู†َูƒُูˆْู†َู†َّ ู…ِู†َ ุงู„ْุฎٰุณِุฑِูŠْู†َ
qoolaa robbanaa zholamnaaa anfusana wa il lam taghfir lanaa wa tar-hamnaa lanakuunanna minal-khoosiriin

"Keduanya berkata, Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."
(QS. Al-A'raf 7: Ayat 23)