Batman Begins - Horizontal Resize Welcome to the Al Barokah page, hopefully the information published can provide benefits. If there are errors in the delivery of content, the admin will accept all suggestions and criticism via the contact menu

06 November 2024

Pengingat Kematian

Di antara manusia, ada orang yang tidur di atas ranjangnya dalam keadaan sehat dan selamat, kemudian ia dibawa dari tempat tidurnya tersebut menuju tempat pemandian jenazah.

Kita terlalu banyak bercanda hingga lupa, kematian bisa saja datang saat kita belum selesai tertawa.

Manfaatkan Masa Muda

Perbanyaklah ibadah saat mudamu, walau banyak cobaan dan godaan saat kau menjalaninya. Paksalah dirimu untuk taat, walau berat. Karena jika kau tua, kau hanya mau. Tapi belum tentu mampu. (Said Muhammad bin Alwi Al Maliki)

Setiap perubahan itu datangnya dari diri sendiri mau sebanyak apapun orang memberi nasehat, kalau dasarnya kamu tidak ingin berubah yaa ga bakal berubah..

31 October 2024

Ketenangan Dalam Rumah Tangga

Bahwasannya keluarga itu adalah prosesi ibadah terlama, ketika kita berbicara ibadah maka identiknya dengan Allah. 


Rumah tangga pasti muncul sebuah permasalahan, nah dengan permasalahan itu kita memohon ketenangan itu meminta kepada Allah, karena hanya Allah yang memberikan ketenangan. 


Ketika kita meminta ketenangan kepada Allah solusi dari semua problematika rumah tangga kita supaya lebih tenang, maka memintanya tentunya pertama kali diawali dengan keimanan. 


Baik yakin Allah itu Maha Kuasa dengan segala Kekuasaan-Nya yang tidak dibatasi oleh akal kita, yakin dengan segala janji-janjinya Allah yang akan diberikan cash saat itu juga, atau kah masih tertunda atau kah bahkan nanti kita tidak akan mendapatkan di dunia ini, karena akan diganti oleh Allah di Akhirat, itulah yang disebut dengan keimanan, dengan itulah akhirnya kita akan tenang, nanti akan muncul sebuah solusi-solusi tersendiri.


Ust. Heru Kusumahadi, Lc

06 October 2024

Kekuatan Allah SWT

Ketika problem hidup mulai datang, terkadang membuaat kegelisahan dalam hati. Dan bahkan ketika problem hidup tersebut tak kunjung selesai, ada yang merasa putus asa dalam menjalani hidup ini. Islam agama yang sangat sempurna, memberikan banyak panduan untuk menyelesaikan segala problem kehidupan. Allah SWT juga ga akan mungkin memberikan beban masalah melebihi kapasitas kemampuan Hamba-Nya. Seharusnya kita sebagai muslim harus semakin deket ke Allah, meminta pertolongan dan petunjuk jalan penyelesain masalah kehidupan. Jangan lupa juga, kita harus sadar kepada diri ini yang penuh dosa dan maksiat yang harus ditaubati dan disesali. Bukankah dosa juga menjadi salah satu sebab hidup ini berantakan bukan? Jangan sampai kita sebagai hamba, merasa putus asa dan bahkan menanamkan niat mengakhiri hidup ini dengan cara yang tidak benar yaitu "Bunuh Diri". Kita muslim ya kan ya? kita punya Allah Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang, Dia pasti memberikan berbagai macam solusi problem kehidupan hamba-Nya. Kita harus jangan bosan Berdoa kepada-Nya dong, harus istiqomah terus tawakal dan jangan putus asa. Tanamkan keyakinan dalam hati kita "Kita Punya Allah loh, Jangan takut, Allah deket dan sayang loh". Mulai sekarang perbaiki ibadah kita, perbaiki keyakinan kita, perbaiki tauhid kita, jangan kita lemah dengan semua itu. 

17 July 2024

Ibu


Manusia yang paling berhak mendapat bakti kita setelah Allah dan Rasul-Nya adalah orang tua. Di antara kedua orang tua kita, ibu menduduki posisi yang mulia. Rasul menyebutkan bakti pada ibu tiga kali baru kemudian bakti pada ayahanda.


Sayang, air mata duka ibu justru begitu mudah ditumpahkan oleh anak-anaknya. Padahal, bakti anak yang dilakukan sepenuh hati saja belum tentu bisa membalas kebaikan ibu dan jasa-jasanya. Apalagi menumpahkan tangis sedihnya. Betapa durhaka....


Suatu ketika, seorang lelaki dari Yaman thawaf berjalan keliling Ka'bah sembari menggendong ibunya yang sudah tua renta. Lalu dia bertanya kepada Abdullah ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, "Apakah menurut Anda, saya sudah cukup membalas kebaikan ibunda?

" Ibnu Umar berkata, "Belum. Bahkan itu tak sebanding dengan satu tarikan nafas derita/kesakitannya (saat melahirkanmu ke dunia--pen)." (HR. Al-Bukhari)


Ibu adalah salah satu keramat di dunia. Doa-doanya didengar dan dijawab oleh Allah Ta'ala. Semoga kita cukup berhati-hati untuk tidak membuat ibu murka.


Mari kita ingat kisah Juraij, pemuda ahli ibadah dari zaman dahulu kala. Ia tak menjawab panggilan ibunya karena sibuk beribadah pada Allah Ta'ala. Rupanya, itu membuat sang ibu murka dan mendoakan keburukan baginya.


Doa ibu Juraij dikabulkan Allah Ta'ala. Seorang perempuan pelacur memfitnah Juraij telah berzina dengannya. Masyarakat menghakimi Juraij dan merobohkan tempat ibadahnya. Allah selamatkan Juraij dengan mendatangkan mukjizat-Nya. Bayi yang diklaim anak zina Juraij Allah izinkan bicara. Ia ungkap siapa bapaknya yang sesungguhnya.


Juraij "hanya" tidak menjawab panggilan ibunya. Sesuatu yang tampak biasa saja. Namun, ketika itu membuat sang ibu murka dan mendoakan keburukan bagi Juraij, Allah tak menolak doanya.


Bagaimana dengan kita hari ini? Adakah tutur kata dan sikap kita yang membuat hati ibu tersakiti? Jika ada, sebaiknya segera minta ibu menghalalkannya. Tak perlu menunggu nanti. Jangan sampai tak ada kesempatan lagi, karena kita keburu mati....


_______

Bacaan:Ahadits Al-Akhlak, Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr, Dar Al-Imam Muslim, Bab Birul Walidain dan 'Uququl Walidain


Instagram @abun_nada


08 June 2024

Sukses


Konon, sukses itu kalau kita bisa upgrade gadget sewaktu-waktu. Bisa gonta-ganti mobil keluaran terbaru. Rumah yang nyaman dan serba beres di tangan pembantu. Bebas piknik ke luar negeri, mengunjungi tempat-tempat baru. Tabungan pendidikan, asuransi kesehatan, dan jaminan hari tua semua punya cadangan dana satu-satu.


Konon, sukses itu jika masyarakat memandang kagum dan menghormati. Setiap omongan kita disimak dan dihargai. Orang mengiyakan saja segala apa yang kita maui. Entah karena wibawa atau uang, tak peduli.


Tolok ukur paling mudah melihat kesuksesan seseorang adalah dengan memandang warna-warni dekorasi duniawi yang dia miliki. Begitulah selama ini kita diajari. Barangkali, karena itulah, banyak orang berlomba membangun citra diri dengan pamer penampilan, kendaraan, dan rumah, meski semua itu dibeli dengan berhutang ke sana kemari, dari sumber ribawi. Dia ingin dipandang sebagai orang yang sukses dan dihormati.


Akan tetapi, benarkah itu sukses yang sejati? Dalam hal ini, orang beriman punya standar sendiri. Sukses tak semata dilihat dari berlimpahnya pundi-pundi duniawi. Apalagi, jika ternyata kekayaan itu didapat dari patgulipat dan korupsi.


Dalam hal harta benda, sukses yang sebenarnya adalah ketika kelak dapat menjawab dengan selamat pertanyaan Allah Ta’ala tentang cara kita mendapatkan harta serta bagaimana membelanjakannya. Sedangkan puncak kesuksesan adalah ketika kita selamat melewati shirat, lalu masuk dalam surga Allah dengan aman sentosa.

.

.

.

#abunnada

#mawasdiri

#renewingbukuSEJENAKJEDA