Saat kulihat tubuh Talhah terkoyak-koyak di tengah perang Uhud. Satu tangan menghunuskan pedang, tangan lainnya menghalau musuh, sedang seluruh tubuhnya ditikam pedang dari segala penjuru demi melindungi Rasulullah saw. Aku melihat cinta
Saat kulihat Siti Khadijah, perempuan konglomerat bermahkota kehormatan, bermandikan gemilang karier, berhiaskan popularitas, mau menghabiskan seluruh hartanya untuk dakwah, juga rela menemani suaminya hidup menderita dalam tekanan embargo. Aku melihat cinta
Saat kulihat Abu Bakar, menahan sakitnya gigitan ular di dalam kegelapan gua, demi Rosulullah saw bisa tertidur lelap. Juga saat Abu Bakar memberikan seluruh harta, waktu, dan pikirannya tanpa sisa demi perjuangan Rosulullah saw, aku melihat cinta
Saat kulihat Asma, mengumpulkan segenap keberaniannya, melawan rasa takut, menahan sakit dan tangis, didepan bentakan Abu Jahal yang menyoalkan kepergian ayahnya ke Madinah. Juga
saat kulihat Asma yang tengah mengandung tua mendaki bukit terjal berbatu belasan kilometer. Berjalan tertatih demi membawakan sang Ayah dan Rosulullah saw sebuah makanan. Aku
melihat cinta
Begitu mereka mengungkapkan cinta. Ternyata tak sesederhana hati yang berbunga-bunga, atau merindu kedatangan pujangga. Seluruh hidupnya tentang pembuktian cinta. Begitu serius, dalam, dan tak pernah main-main. Karena mereka tahu, untuk berkumpul dengan Rosulullah saw di surga yang tertinggi dalam keabadian, juga bukan perkara main-main.
Kalau begitu, sudah seperti apa kita mengungkapkan sebuah cinta? Akankah kelak bisa berkumpul bersama?
-------------------------------------------------------------------
Cinta bukanlah sesuatu yang hanya diucapkan di lisan saja, yang terpenting adalah bagaimana
bisa membuktikan cinta itu dalam suatu tindakan yang telah Allah SWT syariatkan dan yang telah dicontohkan Rosulullah SAW.
“Saya mencintai Allah”
“Sya mencintai Rosullah SAW”
“Saya mencintai Al-Quran”
Iya kata-kata tersebut mudah tuk diucapkan. Namun, pembuktian cinta itulah yang harus
diperjuangkan demi mendapatkan kenikmatan Syurga yang telah dijanjikan Allah dalam firman-
firman-Nya
Iya sebuah perjuangan yang harus dilalui, tantangan pun terus mengampiri, tetapi ketika seorang hamba terus berusaha karena-Nya dan terus berdoa kepada-Nya meminta segala
kemudahan. Insyaallah, Allah akan membantu perjalan hambanya meraih kenikmatan surga,
Aamiin
Saat kulihat Siti Khadijah, perempuan konglomerat bermahkota kehormatan, bermandikan gemilang karier, berhiaskan popularitas, mau menghabiskan seluruh hartanya untuk dakwah, juga rela menemani suaminya hidup menderita dalam tekanan embargo. Aku melihat cinta
Saat kulihat Abu Bakar, menahan sakitnya gigitan ular di dalam kegelapan gua, demi Rosulullah saw bisa tertidur lelap. Juga saat Abu Bakar memberikan seluruh harta, waktu, dan pikirannya tanpa sisa demi perjuangan Rosulullah saw, aku melihat cinta
Saat kulihat Asma, mengumpulkan segenap keberaniannya, melawan rasa takut, menahan sakit dan tangis, didepan bentakan Abu Jahal yang menyoalkan kepergian ayahnya ke Madinah. Juga
saat kulihat Asma yang tengah mengandung tua mendaki bukit terjal berbatu belasan kilometer. Berjalan tertatih demi membawakan sang Ayah dan Rosulullah saw sebuah makanan. Aku
melihat cinta
Begitu mereka mengungkapkan cinta. Ternyata tak sesederhana hati yang berbunga-bunga, atau merindu kedatangan pujangga. Seluruh hidupnya tentang pembuktian cinta. Begitu serius, dalam, dan tak pernah main-main. Karena mereka tahu, untuk berkumpul dengan Rosulullah saw di surga yang tertinggi dalam keabadian, juga bukan perkara main-main.
Kalau begitu, sudah seperti apa kita mengungkapkan sebuah cinta? Akankah kelak bisa berkumpul bersama?
-------------------------------------------------------------------
Cinta bukanlah sesuatu yang hanya diucapkan di lisan saja, yang terpenting adalah bagaimana
bisa membuktikan cinta itu dalam suatu tindakan yang telah Allah SWT syariatkan dan yang telah dicontohkan Rosulullah SAW.
“Saya mencintai Allah”
“Sya mencintai Rosullah SAW”
“Saya mencintai Al-Quran”
Iya kata-kata tersebut mudah tuk diucapkan. Namun, pembuktian cinta itulah yang harus
diperjuangkan demi mendapatkan kenikmatan Syurga yang telah dijanjikan Allah dalam firman-
firman-Nya
Iya sebuah perjuangan yang harus dilalui, tantangan pun terus mengampiri, tetapi ketika seorang hamba terus berusaha karena-Nya dan terus berdoa kepada-Nya meminta segala
kemudahan. Insyaallah, Allah akan membantu perjalan hambanya meraih kenikmatan surga,
Aamiin
No comments:
Post a Comment