Menghadirkan ikhlas dalam hati sangatlah penting. Tanpa ikhlas, amalpun jadi sia-sia dihadapan Allah SWT.
Mungkin kita sudah bosan mendengar kata ini, seringkali kita dengar di ceramah-ceramah, namun kita tidak mengetahui makna dari ikhlas tersebut. Ikhlas adalah membersihkan segala kotoran dan sesembahan-sesembahan selain Allah dalam beribadah kepada-Nya. Yaitu beramal karena Allah tanpa berbuat riya’ dan juga tidak sum’ah.
Allah berfirman
َูู َْู َูุงَู َูุฑْุฌُูุง َِููุงุกَ ุฑَุจِِّู ََْูููุนْู َْู ุนَู ًَูุง ุตَุงِูุญًุง ََููุง ُูุดْุฑِْู ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِِّู ุฃَุญَุฏًุง
“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya.” (Al-Kahfi :110)
Allah juga berfirman:
َูู َْู ุฃَุญْุณَُู ุฏًِููุง ู ِู َّْู ุฃَุณَْูู َ َูุฌَُْูู َِِّููู ََُููู ู ُุญْุณٌِู
“Artinya : Dan sipakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan?” (An-Nisa’ :125)
Menyerahkan diri kepada Allah artinya memurnikan tujuan dan amal karena Allah. Sedangkan mengerjakan kebaikan ialah mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sunnah beliau.
Allah juga berfirman.
ََููุฏِู َْูุง ุฅَِูู ู َุง ุนَู ُِููุง ู ِْู ุนَู ٍَู َูุฌَุนََْููุงُู َูุจَุงุกً ู َْูุซُูุฑًุง
” Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan”. (Al-Furqan : 23)
Amal yang seperti debu itu adalah amal-amal yang dilandaskan bukan kepada As-Sunnah atau amal yang dimaksudkan untuk selain Allah.
No comments:
Post a Comment