Batman Begins - Horizontal Resize Welcome to the Al Barokah page, hopefully the information published can provide benefits. If there are errors in the delivery of content, the admin will accept all suggestions and criticism via the contact menu

15 September 2017

LAPORAN PRATIKUM KIMIA TITIK BEKU LARUTAN



TITIK BEKU LARUTAN


 






     
DISUSUN :
1.     ANDRI SAPUTRA
2.     CATUR ARI YANTO
3.     RIFKI AMIRUL HAKIM
4.     ZAENAL MUKHLISIN









SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KOTAGJAH
LAMPUNG TENGAH
T.P. 2017/2018






     I.            TEMA
Titik beku larutan

 II.            TUJUAN
·        Menentukan titik beku larutan serta faktor yang mempengaruhinya
·        Membandingkan titik beku larutan non elektrolit dan elektrolit

III.            LANDASAN TEORI
Titik beku adalah suhu pada pelarut tertentu di mana terjadi perubahan wujud zat cair ke padat. Pada tekanan 1 atm, air membeku pada suhu 0°C karena pada suhu itu tekanan uap air sama dengan tekanan uap es. Selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan disebut penurunan titik beku (Tf = freezing point depression).

Penurunan titik beku adalah selisih antara titik beku pelarut dan titik beku larutan dimana titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarut. Titik beku pelarut murni seperti yang kita tahu adalah 00C dengan adanya zat terlarut misalnya saja gula yang ditambahkan ke dalam air maka titik beku larutan ini tidak akan sama dengan 0oC melainkan akan menjadi lebih rendah di bawah 0oC itulah penyebab terjadinya penurunan titik beku yaitu oleh masuknya suatu zat terlarut atau dengan kata lain cairan tersebut menjadi tidak murni, maka akibatnya titik bekunya berubah.

Seperti yang kita tahu bahwa titik beku pelarut murni berada pada suhu 0oC, tapi dengan adanya zat terlarut misalnya saja kita tambahkan gula ke dalam air tersebut maka titik beku larutan ini tidak akan sama dengan 0oC lagi, melainkan akan turun menjadi dibawah 0oC, dan inilah yang dimaksud sebagai penurunan titik beku

IV.            ALAT DAN BAHAN
4.1       Alat
4.1.1           Neraca
4.1.2           Gelas kimia 250 ml
4.1.3           Silinder ukur
4.1.4           Pengaduk kaca
4.1.5           Sendok
4.1.6           Termometer
4.1.7           Tabung reaksi
4.1.8           Rak tabung reaksi
4.2       Bahan
4.2.1           Air suling
4.2.2           Es tawar
4.2.3           Urea ( CO (NH2)2 )
4.2.4           Garam dapur ( NaCl )

  V.            CARA KERJA
5.1        Buatlah larutan-larutan dibawah ini dengn menggunakan 10 ml air untuk setiap larutan :
·                    Larutan 1              : 0,30 gram urea
·                    Larutan 2              : 0,60 gram urea
·                    Larutan 3              : 0,2925 gram garam dapur
·                    Larutan 4              : 0,585 gram garam dapur
5.2        Masukkan butiran-butiran es kecil ke dalam gelas kimia sampai kira-kira tiga perempatnya dan tambahkan 8 sendok makan garam dapur, kemudian diaduk ( campuran pendingin )
5.3        Isi tabung reaksi dengan air setinggi ± 3 cm. masukkan tabung tersebut ke dalam campuran pendingin, dan aduk dengan pengaduk naik turun sampai air membbeku seluruhnya
5.4        Angkat tabung reaksi, kemudian ganti pengaduk dengan termometer dan ukur suhu saat kessetimbangan cair dan es
5.5        Ulangi langkah 3 dan 4 dengan larutan-larutan yang anda buat pala langkah 1`

VI.            HASIL DAN PEMBAHASAN
6.1        Hasil
No
Zat terlarut
Titik beku
Perbedaan titik beku
Rumus
massa
Mol
Kemolalan
Air
Larutan
1
CO (NH2)2
0.30
0.005
0.5
0 oC
-2 oC
2 oC
2
CO (NH2)2
0,60
0.01
1
0 oC
-3 oC
3 oC
3
NaCl
0,2925
0.0005
0.5
0 oC
-4 oC
4 oC
4
NaCl
0.585
0.01
1
0 oC
-5 oC
5 oC
6.2        Pembahasan
Dalam proses pratikum, kami memperoleh analisis sebagai berikut :
·        Setelah membeku dalam tabung reaksi karena dimasukkan dalam gelas kimia yang berisi campuran pendingin kemudian diukur dengan termometer, Urea dengan rumus CO (NH2)2 yang memiliki massa 0.30, mol 0.005, kemolalan 0,5 diperoleh titik beku larutan -2 oC dan perbedaan titik bekunya adalah 2 oC
·        Setelah membeku dalam tabung reaksi karena dimasukkan dalam gelas kimia yang berisi campuran pendingin kemudian diukur dengan termometer,Urea dengan rumus CO (NH2)2 yang memiliki massa 0.60, mol 0.01, kemolalan 1  diperoleh titik beku larutan -3 oC dan perbedaan titik bekunya adalah 3 oC
·        Setelah membeku dalam tabung reaksi karena dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi campuran pendingin kemudian diukur dengan termometer, Garam dapur dengan rumus NaCl yang memiliki massa 0,2925, mol 0.0005, kemolalan 0,5 diperoleh  titik beku larutan -4 oC dan perbedaan titik bekunya adalah 4 oC
·        Setelah membeku dalam tabung reaksi karena dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi campuran pendingin kemudian diukur dengan termometer,Garam dapur dengan rumus NaCl yang memiliki massa 0,585, mol 0.01, kemolalan 1 diperoleh titik beku larutan -5 oC dan perbedaan titik bekunya adalah 5 oC
·        Titik beku larutan lebih kecil daripada titik beku pelarut murni (air)
·        Makin besar kemolalan suatu larutan Urea maka titik beku larutan makin rendah
·        Makin besar kemolalan suatu larutan Urea maka penurunan titik beku larutan semakin besar
·        Makin besar kemolalan suatu larutan NaCl maka titik beku larutan makin rendah
·        Makin besar kemolalan suatu larutan NaCl maka penurunan titik beku larutan semakin besar
·        Pada kemolalan yang sama, titik beku NaCl lebih rendah dibandingkan dengan Urea
·        Pada kemolalan yang sama penurunan titik beku larutan NaCl lebih besar dibanding dengan penurunan titik beku larutan Urea

VII.            KESIMPULAN
7.1           Urea ( CO (NH2)2 ) dengan massa 0.30, mol 0.005, kemolalan 0,5. Memiliki titik beku larutan -2 oC
7.2           Urea ( CO (NH2)2 ) dengan massa 0.60, mol 0.01, kemolalan 1. Memiliki titik beku larutan -3 oC
7.3           Garam ( NaCl ) dengan massa 0,2925, mol 0.0005, kemolalan 0,5. Memiliki  titik beku larutan -4 oC
7.4           Garam ( NaCl ) dengan massa 0,585, mol 0.01, kemolalan 1. Memiliki titik beku larutan -5 oC
7.5           Faktor yang mempengaruhi titik beku :
·          Konsentrasi larutan
·          Jenis zat terlarut
·          Banyaknya partikel zat terlarut
7.6           Titik beku larutan non elektrolit lebih rendah daripada titik beku larutan elektrolit

VIII.            DAFTAR PUSTAKA
http://google.com/laporan%20praktikum%20titikbeku/Praktikum%20Titik%20Beku%20~%20Advanced%20Insight.htm

http://google.com/laporan%20praktikum%20titikbeku/LAPORAN%20PRAKTIKUM%20KIMIA%20%20%20Menentukan%20Titik%20Beku%20dan%20Penurunan%20Titik%20Beku%20-%20Bagas%20Aji%20Harvian.htm

No comments:

Post a Comment